SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA SEMOGA DAPAT BERGUNA DAN DAPAT MENJADI SUMBER ASPIRASI PARA PEMBACA DAN SEMUANYA

Kamis, 27 September 2012


Mata Kuliah              :  Keperawatan Medikal Bedah I
Kode Mata Kuliah   :  WAT 3.01
Beban Studi             :  4 SKS  ( T=2 ; P=2 )
Penempatan            :  Semester  III
Prasyarat                :  Anatomi Fisiologi, KDK, KDM I. KDM II.
                                               

A. Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah ini membahas tentang  masalah kesehatan yang lazim terjadi pada usia dewasa baik yang bersifat akut maupun kronik yang meliputi  gangguan  fungsi  tubuh pada sistem pernapasan, kardiovaskular, pencernaan dan penginderaan dengan berbagai penyebab patologis seperti peradangan/infeksi, kongenital, neoplasma dan trauma. Mahasiswa akan mendapat materi tentang perspektif keperawatan medikal bedah sehingga memahaami peran dan fungsi seorang perawat dalam bidang keperawatan medikal bedah.
Proses pembelajaran difokuskan pada diskusi dan ceramah di kelas dan  pengalaman belajar praktikum di laboratorium. Penugasan individu dan kelompok   dalam bentuk seminar dan membuat pelaporan tentang praktikum.

B. Tujuan Mata Kuliah

Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa mampu :
1. Memahami perspektif keperawatan medikal  bedah
2. Memahami asuhan keperawatan pasien dengan gangguan sistem pernapasan    
    akibat proses peradangan/infeksi, neoplasma dan trauma.
3.Memahami asuhan keperawatan pasien dengan gangguan sistem kardiovaskuler  akibat proses peradangan/infeksi, degenerasi dan genetik
      4.Memahami  asuhan keperawatan pasien dengan gangguan sistem pencernaan
          akibat proses peradangan/infeksi, neoplasma, dan trauma
      5.Memahami asuhan keperawatan pasien dengan gangguan sistem penginderaan  akibat proses peradangan/infeksi, neoplasma, degenerasi dan trauma
      6.Memahami asuhan keperawatan pasien Pre dan post operatif gangguan sistem pernapasan, cardiovaskuler , pencernaan dan penginderaan.


C. Garis Besar Mata Kuliah
1.    Perspektif  keperawatan medikal bedah
2.    Asuhan keperawatan pasien dengan gangguan sistem pernapasan:
a.    Akibat Peradangan/Infeksi : COPD ; Pneumonia, Tuberkulosa
b.    Akibat Neoplasma : Ca. Nasopharing, Ca Laring, Ca Paru
c.    Akibat Trauma : Trauma Dada
3.    Asuhan keperawatan pasien dengan gangguan sistem Kardiovaskuler:
a.       Akibat Peradangan/Infeksi: Endokarditis, Miokarditis dan Perikarditis
b.      Akibat Ganguan sirkulasi koroner : Infark Miokard, Angina Pektoris, Hipertensi
c.       Akibat Penurunan Fungsi pompa Jntung : Decompensatio Cordis, Cardiogenik shock
d.      Akibat  Gangguan Sirkulasi Perifer : Syndroma Boergoer, Arteriosklerosis
e.       Akibat Kelainan Darah: Anemia, DIC,PPTI  
1.      Asuhan keperawatan pasien dengan gangguan sistem pencernaan:
a.       Akibat Peradangan/Infeksi : Gastritis, Enteritis, Thypus abdominalis, Hepatitis, Kolitis
b.      Akibat Neoplasma : Ca Lambung, Ca Hepar, ca Kolon dan rektum
c.       Trauma : Trauma abdomen
2.            Asuhan keperawatan pasien dengan gangguan sistem penginderaan:
a.       Akibat Peradangan/Infeksi  pada mata dan telinga
b.      Akibat Neoplasma pada Mata
c.       Akibat Degenerasi : Hipermetrop, Myopia, Katarak
d.      Akibat Trauma pada mata, kemasukan benda asing pada mata dan telinga.
3.            Asuhan   keperawatan    pasien    Pre   dan   Post   Operatif  sistem
      pernapasan, cardiovaskuler dan pencernaan
4.            Tindakan Prosedural Keperawatan pada :
a.  . Gangguan sistem Pernapasan :
·        Pengambilan sputum   
·        Melatih pasien napas dalam
·        Melatih pasien batuk efektif
·        Melakukan pengisapan lendir
·        Melakukan fisioterapi dada dan Postural Drainage
·        Melakukan Inhalasi
·        Melakukan Perawatan WSD
·        Melakukan perawatan Trakheostomi
                   b.  Gangguan Sistem Cardiovaskuler
·        Perekaman EKG
·        Menilai keseimbangan cairan
·        Tindakan kolaboratif pemberian cairan parenteral dan darah
·        Monitoring pemberian cairan parenteral dan darah 
·        Menilai  CVP
                   c.   Gangguan Sistem Pencernaan
·        Pemasangan NGT
·        Perawatan Colostomi
·        Tindakan kolaboratif pemberian nutrisi parenteral dan enteral
·        Penilaian  kecukupan nutrisi
·        Huknah/ klisma
·        Perawatan Colostomi
            
5.    Tindakan Pre operatif dan post operatif pada gangguan sistem pernapasan, cardiovaskuler, pencernaan dan penginderaan
·        Penkes tindakan operatif
·        Tindakan kolaboratif persiapan operasi
·        Monitoring post operatif
·        Pengangkatan jahitan
 D. Rujukan
Brunner and Suddarth,s  (1996), Textbook of Medical – Surgical Nursing, Eight Edition, Philadelphia : JB. Lippincott Company
   Donna D., Marilyn V., (1991), Medical Surgical Nursing : A Nursing Process Approach  Philadelphia, WB Sounders Company
Long, Barbara C., (1992), Medical Surgical Nursing, Toronto, CV Mosby Company
Luckman and Sorensen, (1993), Medical Surgical Nursing, A. Psychophysiologie Approach. Tokyo : WB Saunders, Co.
Peter C., Hayer & Thomas, Diagnostik & Terapi, EGC Jakarta
Purnawan Junardi, dkk., Kapita Selekta Kedokteran, Media Ausculapius, Jakarta
R. Syamsuhidayat. Wim de Jong , (1997), Buku Ajar Ilmu Bedah, Cetakan 1 : Jakarta EGC.
Syaifulloh Noor, (1996), Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Edisi Ketiga : Jakarta : Balai Penerbit FKUI
   Schwatz St Shires GT : Spencer, TC , (1989). Principles of Surgery 5 th  ed. , New York

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar